Logo-ProxmoxVE

proxmox LVM backup directory

Kata orang-orang, penyesalan itu selalu datangnya belakangan – yang datang duluan itu namanya pendaftaran. Pada tulisan ini Aitech akan coba menjelaskan bagaimana membuat backup untuk setiap mesin dalam Virtualisasi Proxmox menggunakan dengan menggunakan Partisi LVM. Mesin yang ingin dilakukan weekly backup adalah ID 100 dan akan di backup ke dalam directory /backups

Melihat Partisi yang ada

dari perintah diatas pada baris ke-3, bisa dilihat saat ini sistem menggunakan partisi dari /dev/sda3 dengan besar partisi 558.61 GiB

Dari Volume Group juga terlihat bahwa seluruh partisi digunakan sebagai LVS volume, untuk detil volumenya bisa menggunakan lvdisplay  command

 

Menambahkan Partisi baru

Sekarang Aitech menambahkan 1 harddisk baru dan terdeteksi dengan partisi /dev/sdb

 

Membuat LVM Partisi dengan fdisk :

perhatikan pada baris 9 – 20 – 24 – 25 – 31 – 33 dan 36

Setelah membuat partisi selesai, saatnya sekarang membuat Logival Volume. Disini Aitech memisahkan antara logikal volume yang digunakan oleh virtual mesin dengan volume yang digunakan untuk backup.

pvscan  digunakan untuk memindai LVM partisi yang aktif di sistem.

Karena ide awal partisi ini akan terpisah dari partisi utama, maka /dev/sdb1  akan dialokasikan dengan virtual group yang baru dengan nama “backup”.

dan selanjutnya, mengalokasikan ukuran yang akan digunakan sebagai backup, disini menggunakan perintah lvcreate .

Setelah semua selesai, saatnya mengenalkan LVM partisi yang baru ini agar bisa di mount oleh Linux.

perintah diatas adalah melakukan format pada /dev/mapper/backup-backups  dengan filesystem ext3, selanjutnya mounting filesystem ke directory agar nantinya bisa digunakan oleh proxmox sebagai media penyimpan.

agar setiap kali partisi ini bisa terus ada saat linux di reboot/shutdown, maka perlu ditambahkan baris berikut ini ke dalam berkas /etc/fstab , lakukan pengecekan agar tidak terjadi kesalahan fatal seperti partisi tidak bisa digunakan dll, dan lihat hasilnya seperti pada baris 1 – 4 – 6.

dan terakhir melihat hasil yang sudah kita buat sebelumnya 🙂

Mengenalkan Partisi dalam Proxmox

Masuk ke dalam Proxmox admin, pada bagian Storage -> Data Center, Klik Tab Storage dan Tambahkan Directory seperti gambar berikut :

add new volume

dan sekarang menambahkan ke dalam backup routing yang akan dilakukan setiap minggu pada jam yang tidak terlalu sibuk, seperti gambar berikut:

auto backup proxmox

Jika semua langkah diatas dilakukan secara benar, maka setiap minggu kita akan mendapatkan notifikasi dari proxmox bahwa bahwa sukses/tidak dijalankan, seperti gambar berikut:

proxmox notifikasi backup

 

Dari seluruh step diatas sepertinya Anda sudah layak jadi SysAdmin yang baik 🙂 jika ada masalah kemudian hari, backup tersebut bisa langsung di-restore dengan durasi 5 menit sudah kembali aktif. jika ada pertanyaan atau ingin diskusi lebih lanjut, silahkan hubungi Aitech pada menu Kontak.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (required):

Back to Top